Bagai menggigit batu saja aku ini
Nikmati Saja Catatan Tambahan Ini, Semoga Bermanfaat
Blar!!
Jumat, 03 Februari 2012
Diposting oleh Kumala Nindya di 23.20 0 komentar
Sambel Goreng Kentang N Krecek
Pagi ini, Sabtu 4 Februari 2012.. Aku yang pada dasarnya suka masak atau bisa disebut juga seneng nyoba2 bantu sedikit ibuku yang sedang memasak di dapur.. Dan apa menu hari ini?? eeeaaa.. Sambel Goreng Kentang n Krecek.. Tau krecek gag sodara2? Krecek itu kerupuk yang dibuat dari kulit sapi ataupun kerbau.. N kali ini ibuku pake krecek dari kulit apa aku gag tau..
Diposting oleh Kumala Nindya di 17.44 0 komentar
Gundah
Rintik hujan
Mengiringi jangkauanku
Tentangmu
Sosok yang ku inginkan kehadirannya
Kamu
Yang selalu kutunggu untuk menggantikannya
Kamu
Yang berbaur dalam imajiku
Tuhan
Pertemukan aku dengan dirinya
Walaupun hanya kau titipkan sebentar detikmu
Dan kami berjanji tak kan siakan
Karena kami Tuhan
Hanya ingin ketentraman
Ah, Tuhan
Apa aku terlalu menuntut?
Ah, Tuhan
Maaf dan terimakasih
Dan biar bangau-bangau itu yang sampaikan padanya
Aku menunggunya
Siapapun itu nantinya
:)
Diposting oleh Kumala Nindya di 06.51 0 komentar
Berpuitis Ria Ketika Masih Bisa Berkarya
Selamat sore saudara - saudara yang cantik maupun rupawan... Ijinkanlah saya untuk mengisi blog kali ini dengan sekelumit gagasan yang harus saya tuangkan.. Walaupun tidak dapat bertatap langsung dengan Anda sekalian.. Hehehe
Yah ini mungkin hanya cowretan yang agak wagu dan kuno ya.. Serta hobi yang tidak gahol bagi remaja-remaji zaman sekarang... N karena ini bulan Februari yang katanya penuh cinta aku mau bikin puisi about cintrong..
Bikin puisi ini terinpirasi dari foto di bawah ini...
T
Diposting oleh Kumala Nindya di 05.22 0 komentar
Berdoa Embun Itu Segera Tiba
Tuhan
Diposting oleh Kumala Nindya di 04.28 0 komentar
Surga di Ufuk Timur
Kamis, 02 Februari 2012
Cahaya dan embun temaniku di subuh itu
Diposting oleh Kumala Nindya di 07.55 0 komentar
Padang Gulma Untukmu
Ketika dalam pesakitanmu kau merintih
Sebenarnya pikiranku juga ikut merasakannya
Ketika nyeri itu datang
Sesungguhnya ingin sekali kumembunuh rasa nyeri it untukmu
Tak peduli seluas padang gulma akan kutanggung dosaku
Tapi aku hanya bertopeng untuk menutupi keinginanku
Karna tak ingin matamu berkata
Betapa bodohnya aku melakukan itu untukmu
Bagai pendaran cahaya di kegelapan
Hanya ingin menemanimu dalam kelam
Hanya setetes madu di samudra petaka
Yang ingin hiburmu di kala kau terpuruk
Tapi kau sama saja memakai topeng
Berwajah kuat dalam kerapuhan ragamu
Dan sejujurnya ragaku hanya ingin temanimu
:)
Diposting oleh Kumala Nindya di 07.36 0 komentar



