Blar!!

Jumat, 03 Februari 2012

Bagai menggigit batu saja aku ini

Atau melumat nasi tapi tidak punya gigi
Sulit sekali diri ini menncernanya
Menjilatnya saja hanya di ujung

Ah... 
Ada apa dengan otakku?
Tidak niat?
Atau malas?
Sama saja!!

Bangun Kum!
Bangun!

Esok masih ada hari!!
Untuk lebih dulu memfermentasi materi

Sambel Goreng Kentang N Krecek

Pagi ini, Sabtu 4 Februari 2012.. Aku yang pada dasarnya suka masak atau bisa disebut juga seneng nyoba2 bantu sedikit ibuku yang sedang memasak di dapur.. Dan apa menu hari ini?? eeeaaa.. Sambel Goreng Kentang n Krecek.. Tau krecek gag sodara2? Krecek itu kerupuk yang dibuat dari kulit sapi ataupun kerbau.. N kali ini ibuku pake krecek dari kulit apa aku gag tau..

N langsung aja ya cint, nih aku bagi resepnya.. Kan bisa buat nyuguhin pacarmu di bulan ini, gag harus pake cokelat kan?? wkwkwk

Check this out!

Siapin :
 -Kentang 5 biji
-Krecek 1 ons (optional)
-Santan Kelapa
-Air secukupnya

Bumbu :
-Garam
-Bawang putih 3 biji
-Bawang merah 5 biji
-Cabe kriting (menurut selera)
-Kemiri 3 biji
-Daun Salam 2 lembar
-Laos sebesar ibu jari 
-Penyedap Rasa
-Gula Jawa (ibuku paling seneng masak pake gula jawa)

Caranya :
-Kupas kentang, iris dadu kotak, goreng sampe kuning kecoklatan;
-Buat bumbu, haluskan bawang merah, bawang putih, cabe kriting, garam, n kemiri;
-Habis bumbunya halus, tumis bumbu yang uda halus bersama daun salam dan laos;
-Masukkan sedikit air setelah bumbu yang ditumis tadi berbau harum;
-Setelah mendidih, masukkan kentang;
-Trus masukin gula jawa yang udah diserut terlebih dahulu;
-Masukin penyedap rasa kalo gag suka ya gag usah dikasih;
-Masukkan santan;
-Aduk perlahan agar santan tidak pecah, sampai mendidih;
-Setelah udah mendidih, masukkan krecek yang uda dipotong-potong;
-Setelah krecek menjadi lembek, icipin rasanya, uda enak belum;
-Dan pada akhirnya sodara2, Sambel Goreng Kentang n Krecek telah matang;
-Terus makan deh.. :D


COBA YA!! :3

Gundah

Rintik hujan
Mengiringi jangkauanku
Tentangmu
Sosok yang ku inginkan kehadirannya
Kamu
Yang selalu kutunggu untuk menggantikannya
Kamu  
Yang berbaur dalam imajiku
Tuhan
Pertemukan aku dengan dirinya
Walaupun hanya kau titipkan sebentar detikmu
Dan kami berjanji tak kan siakan
Karena kami Tuhan
Hanya ingin ketentraman






Ah, Tuhan
Apa aku terlalu menuntut?
Ah, Tuhan
Maaf dan terimakasih


Dan biar bangau-bangau itu yang sampaikan padanya
Aku menunggunya
Siapapun itu nantinya


:)

Berpuitis Ria Ketika Masih Bisa Berkarya

Selamat sore saudara - saudara yang cantik maupun rupawan... Ijinkanlah saya untuk mengisi blog kali ini dengan sekelumit gagasan yang harus saya tuangkan.. Walaupun tidak dapat bertatap langsung dengan Anda sekalian.. Hehehe

Yah ini mungkin hanya cowretan yang agak wagu dan kuno ya.. Serta hobi yang tidak gahol bagi remaja-remaji zaman sekarang... N karena ini bulan Februari yang katanya penuh cinta aku mau bikin puisi about cintrong..
Bikin puisi ini terinpirasi dari foto di bawah ini...


Taukah kamu ketika aku teraniaya sepi
Taukah kamu akan keadaanku
Ketika hatiku kelu merindukanmu

Di ranumnya senja itu aku
Ingin sekali menggapaimu

Di ranumnya senja itu aku
Ingin sekali berbagi sebuah rasa

Di ranumnya senja itu 
Lalu kuajak kau berkelana

Ditemani geloranya cahaya jingga itu
Kau gandeng tanganku 
Untuk menyusuri lintasan kereta tua itu

Dan aku pun tak tau
Kenapa harus di tempat itu

Dan kau pun berkata
Aku, hanya ingin menua bersamamu



T

Berdoa Embun Itu Segera Tiba

Tuhan

Jika harus embun ini menguap
Walaupun bukan di kemarau-Mu
Hamba yakin
Kau akan berikan setetes embun yang tepat untuk hamba
Embun yang senantiasa berikan ketenangan
Embun yang senantiasa tersimpan dalam kelopak hamba
Embun yang dapat hamba jaga & temukan ketika hamba dilanda dera

Tuhan, aku tidak ingin dia karena "karena"
Aku hanya inginkan ketulusan di sana


Surga di Ufuk Timur

Kamis, 02 Februari 2012

Cahaya dan embun temaniku di subuh itu

Menanti harapan baru
Yang kuharap muncul bersama mentari 
Kutatap silau kerlingannya di ufuk timur
Menjadikanku malas tuk beranjak
Dari cakrawala yang seperti surga
Aku temukan rasa itu
Perasaan yang sangat menyenangkan
Aku bertemu dengannya dan terasa indah


Terimakasih Tuhan


Padang Gulma Untukmu

Ketika dalam pesakitanmu kau merintih
Sebenarnya pikiranku juga ikut merasakannya
Ketika nyeri itu datang
Sesungguhnya ingin sekali kumembunuh rasa nyeri it untukmu
Tak peduli seluas padang gulma akan kutanggung dosaku
Tapi aku hanya bertopeng untuk menutupi keinginanku
Karna tak ingin matamu berkata
Betapa bodohnya aku melakukan itu untukmu

Bagai pendaran cahaya di kegelapan
Hanya ingin menemanimu dalam kelam

Hanya setetes madu di samudra petaka
Yang ingin hiburmu di kala kau terpuruk

Tapi kau sama saja memakai topeng
Berwajah kuat dalam kerapuhan ragamu

Dan sejujurnya ragaku hanya ingin temanimu

:)

Recent Posts